Apa sih yang dimaksud Hacker dan Cracker


Nah pasti sobat semua sudah sering mendengar istilah hacker dan cracker, mungkin bagi sebagian orang masih bingung apa sih perbedaan hacker dan cracker itu? Dan ada juga sebagian orang yang menganggap bahwa hacker yaitu sekelompok orang yang melakukan kejahatan di komputer. Apakah pernyataan itu benar? Yaudah kalo begitu saya akan memberikan penjelasan mengenai Hacker dan Cracker.

1.      Hacker 
Hacker adalah orang yang mempelajari, menganalisa, memodifikasi, menerobos masuk ke dalam komputer dan jaringan komputer, baik untuk keuntungan atau dimotivasi oleh tantangan.
Hacker memiliki konotasi negatif karena kesalahpahaman masyarakat akan perbedaan istilah hacker dan cracker. Banyak orang memahami bahwa hacker-lah yang mengakibatkan kerugian pihak tertentu seperti mengubah tampilan suatu situs web (defacing), menyisipkan kode-kode virus, dll. Padahal mereka adalah cracker-lah yang menggunakan celah-celah keamanan yang belum diperbaiki oleh pembuat perangkat lunak (bug) untuk menyusup dan merusak suatu sistem. Atas alasan ini biasanya para hacker dipahami menjadi beberapa golongan :

a.      Black Hat Hacker
Yaitu jenis hacker yang menggunakan kemampuan mereka untuk melakukan hal-hal yang dianggap melanggar hukum dan merusak. Ini adalah type hacker yang selalu digambarkan dan medapatkan berita dari media masa akibat ulah mereka. Nah kelompik inilah yang disebut dengan Cracker.

b.      White Hat Hacker
Yaitu jenis hacker yang menggunakan kemampuam mereka utuk menghadapi Black Hat Hacker. Umumnya mereka adalah profesional-profesional yang bekerja pada perusahaan keamana dan umumnya juga disebut sebagai security analys, security consultant, dsb.

c.       Grey Hat Hacker
Yaitu jenis hacker yang bergerak diwilayah abu-abu, terkadang juga mereka adalah White Hat Hacker namun mereka juga bisa berubah menadi Black Hat Hacker.

d.      Suicide Hacker
Terorisme cyber sejauh ini masih lebih banyak di mitos daripada kenyataan. Film-film seperti Die Hard 4 memberikan gambaran tentang hal semacam ini dimana hacker menguasai jaringan semua komputer dari sebuah negara sehingga ia bisa melakukan bannyak hal untuk berbuat kakacauan. Ledakan gas terjadi dimana-mana, listrik dan air dimatikan sehingga negara menadi kacau balau dan porak pranda (chaos). Kejadian ini memang hanya terjadi di film dan belum pernah terjadi di dalam dunia nyata, namun bukan tidak mungkin hal tersebut bisa dilakukan. Hacker jenis ini tidak takut dengan ancaman penjara 100 tahun sekalipun dan hanya mempunyai tujuan membuat kekacauan yang sebesar-besarnya. Suicide hacker, bisa disetarakan dengan tindakan bom bunuh diri yang marak di jaman modern ini atau berbagai tindakan terror dari teroris.

2.      Cracker
Sesuai dengan yang telah dijelaskan diatas cracker yaitu jenis hacker yang menggunakan kemampuan mereka untuk melakukan hal-hal yang dianggap melanggar hukum dan merusak. Cracker lebih bersifat destruktif, biasanya di jaringan komputer, mem-bypass password atau lisensi program komputer, secara sengaja melawan keamanan komputer, men-deface (merubah halaman muka web) milik orang lain bahkan hingga men-delete data orang lain, mencuri data dan umumnya melakukan cracking untuk keuntungan sendiri, maksud jahat, atau karena sebab lainnya karena ada tantangan. Beberapa proses pembobolan dilakukan untuk menunjukan kelemahan keamanan sistem.

a.       Ciri – ciri cracker
1.      Bisa membuat program C, C++, atau Perl
2.      Memiliki pengetahuan TCP/IP
3.   Memiliki akses internet yang luas, dan biasanya cracker mampu menghabiskan waktu lebih dari 50 jam/bulan didepan computer
4.      Menguasai system operasi UNIX atau VMS
5.      Suka mengoleksi software atau hardware lama
6. Seringkali melakukan aksinya malam hari, dengan alas an waktu yang memungkinkan jalur komunikasi tidak padat dan tidak mudah diketahui orang

b.      Penyebab cracker melakukan penyerangan
1.      Spite, kecewa, balas dendam
2.      Sport, petualangan
3.      Profit, mencari keuntungan dari imbalan orang lain
4.      Stupidity, curiousity, mencari perhatian
5.      Politics, alas an politik

Jadi sobat sudah jelaskan mengenai hacker dan cracker itu. Hacker bukan selalu orang yang melakukan kejahatan.






Sumber :1. CEH [Certified Ethical Hacker]
                  Penulis       : S’to
                  Penerbit     : Jasakom
                  Tahun        : 2009

0 comments:

Posting Komentar